Debu Vulkanik Selimuti Sekolah, Prajurit Gagak Hitam Turun Bersihkan SD Kartika X-
prajurit Batalyon Arhanud 10/ABC atau Satuan Gagak Hitam bergerak melakukan pembersihan di SD Kartika X-4, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).
JAKARTA SELATAN,CNI — Debu vulkanik yang mengotori lingkungan sekolah mendorong prajurit Batalyon Arhanud 10/ABC atau Satuan Gagak Hitam bergerak melakukan pembersihan di SD Kartika X-4, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).
Pembersihan dilakukan sebagai langkah cepat untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah, sekaligus mengantisipasi paparan debu yang berpotensi mengganggu kesehatan siswa dan guru.
Dengan menggunakan kendaraan water tank, prajurit menyemprot sejumlah bagian lingkungan sekolah yang terdampak debu vulkanik. Pembersihan dilakukan mulai dari halaman sekolah, area bermain anak, hingga bagian bangunan yang menjadi tempat menumpuknya debu.
Gerakan tersebut dilakukan secara bersama-sama. Prajurit memastikan debu yang menempel di berbagai fasilitas sekolah dapat dibersihkan sehingga lingkungan sekolah kembali lebih bersih dan nyaman untuk digunakan.
Komandan Batalyon Arhanud 10/ABC mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian prajurit terhadap masyarakat sekaligus bagian dari upaya menjaga lingkungan pendidikan di wilayah binaan.
Menurut dia, sekolah menjadi salah satu lingkungan yang perlu mendapat perhatian ketika terjadi paparan debu vulkanik. Kebersihan lingkungan sekolah penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak selama menjalani aktivitas belajar.
“Keamanan, kesehatan, dan kenyamanan anak-anak kita dalam menuntut ilmu adalah prioritas utama. Begitu kami melihat ada potensi gangguan akibat debu vulkanik ini, prajurit langsung bergerak cepat untuk memastikan lingkungan sekolah kembali aman dan nyaman digunakan untuk kegiatan belajar,” ujarnya.
Pihak sekolah, guru, dan orang tua siswa menyambut baik aksi pembersihan tersebut. Kehadiran prajurit dinilai membantu mempercepat proses pembersihan lingkungan sekolah dari paparan debu vulkanik.
Batalyon Arhanud 10/ABC menegaskan, kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya dalam situasi pertahanan dan keamanan, tetapi juga ketika warga menghadapi kondisi yang membutuhkan respons cepat.
Melalui kegiatan tersebut, Satuan Gagak Hitam berharap lingkungan sekolah tetap terjaga dan aktivitas pendidikan dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman bagi para siswa maupun tenaga pendidik. (Eg@)

Komentar via Facebook