Kabut Asap Muncul di Bengalon, Brigif TP 32/Mangkalihat Turun Lindungi Warga

Avatar photo

Crime News Investigasi - Admin

, 18 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Kabut Asap Muncul di Bengalon, Brigif TP 32/Mangkalihat Turun Lindungi Warga

Petugas membagikan masker secara gratis kepada warga yang melintas di Jalan Poros Mulawarman, Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Jumat (18/9/2026).

 

BENGALON, CNI — Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Kondisi tersebut mendorong Brigif TP 32/Mangkalihat bersama Puskesmas Sepaso dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bengalon turun langsung ke lapangan untuk melindungi masyarakat.

Petugas membagikan masker secara gratis kepada warga yang melintas di Jalan Poros Mulawarman, Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Jumat (18/9/2026).

Selain membagikan masker, petugas juga mengingatkan masyarakat agar mengurangi paparan langsung terhadap kabut asap dan menggunakan pelindung pernapasan ketika beraktivitas di luar rumah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan, khususnya gangguan pada saluran pernapasan.

Dokter Brigif TP 32/Mangkalihat, Lettu Ckm dr. Habib Choirul Umam, mengatakan keterlibatan satuan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat.

"Ini merupakan wujud kepedulian bersama. Kami ingin membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang kurang baik agar risiko gangguan kesehatan, khususnya pada pernapasan, dapat diminimalkan," ujarnya.

Menurut dia, penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat ketika kualitas udara menurun. Masyarakat juga diimbau memperhatikan kondisi kesehatan, terutama jika mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi pada mata.

Danbrigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa penanganan kondisi kabut asap membutuhkan sinergi berbagai pihak.

"Kabut asap adalah persoalan yang harus kita hadapi bersama. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan tidak merasa sendirian dalam menghadapi situasi ini," kata Agussalim melalui sambungan telepon kepada awak media Pen Brigif TP 32/Mkl.

Ia menambahkan, kehadiran personel TNI bersama unsur pemerintah dan tenaga kesehatan di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan sekaligus memastikan kondisi warga tetap menjadi perhatian.

Warga yang menerima masker menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi kepedulian TNI, tenaga kesehatan, dan unsur Forkopimcam yang turun langsung memberikan perlindungan di tengah kondisi kabut asap.

"Sangat terbantu. Terima kasih Bapak TNI dan semua instansi yang sudah peduli dengan kesehatan kami," ujar salah seorang warga.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik membutuhkan kesadaran dan kepedulian bersama.( Eg@)