Polda Metro Jaya Canangkan Gerakan 'Jaga Jakarta Bersih dan Asri'

Avatar photo

Crime News Investigasi - Admin

, 23 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Polda Metro Jaya Canangkan Gerakan 'Jaga Jakarta Bersih dan Asri'

JAKARTA, CNI – Polda Metro Jaya resmi mencanangkan gerakan "Jaga Jakarta Bersih dan Asri" sebagai langkah nyata membangun budaya peduli lingkungan di internal kepolisian. Agenda besar ini diawali dengan pelaksanaan apel gabungan di Stadion Presisi Polda Metro Jaya pada Sabtu (23/5/2026) pagi.

Apel pencanangan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, mewakili Kapolda Metro Jaya. Gerakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Kapolda Metro Jaya terkait program pemilahan sampah di lingkungan kerja, yang juga selaras dengan kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sampah perkotaan.

“Pagi hari ini jajaran Polda Metro Jaya melaksanakan apel pencanangan pilah sampah yang merupakan tindak lanjut daripada perintah Bapak Kapolda,” ujar Brigjen Pol Dekananto dalam arahannya, Sabtu (23/5/2026).

Brigjen Pol Dekananto menegaskan bahwa gerakan ini tidak boleh sekadar menjadi konsumsi seremonial belaka. Program ini diinstruksikan berjalan secara menyeluruh dan simultan, mulai dari tingkat Markas Komando (Mako) Polda, Kepolisian Resor (Polres), hingga Kepolisian Sektor (Polsek) jajaran guna membentuk kebiasaan baru.

“Hari ini Bapak Kapolda dan seluruh jajaran, termasuk Polres dan Polsek, juga melakukan pencanangan pilah sampah sebagai bagian dari budaya bersih dan asri di lingkungan Polda Metro Jaya,” tambahnya.

Aksi nyata kepedulian lingkungan ini menggerakkan massa dalam jumlah besar. Tercatat sebanyak 1.000 personel dari 29 Satuan Kerja (Satker) tingkat Polda ikut ambil bagian. Mobilisasi ini diperkuat oleh 2.440 personel dari 13 Polres jajaran serta 2.939 personel dari 102 Polsek di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Tidak bergerak sendiri, Polda Metro Jaya juga menggandeng perwakilan organisasi masyarakat (ormas) dari wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kolaborasi ini sengaja dibentuk agar pesan dan budaya menjaga kebersihan ini dapat menular dan diterapkan secara masif di lingkungan masyarakat luas.

Sesaat setelah apel selesai, seluruh personel langsung bergerak melakukan aksi bersih-bersih dan penataan lingkungan di area kerja masing-masing.

Fasilitas Tiga Jenis Tempat Sampah guna menyukseskan program ini, sarana pendukung berupa tempat sampah khusus yang dibagi berdasarkan tiga jenis kategori telah disediakan, yaitu sampah organik, non-organik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3). Fasilitas ini diharapkan mampu mendidik personel untuk konsisten memilah sampah sejak dari sumbernya.

Wakapolda mengingatkan bahwa pengelolaan limbah dan kebersihan merupakan hal krusial yang kerap disepelekan namun berdampak sistemik.

“Persoalan sampah ini terlihat sederhana, tetapi kalau tidak kita kelola dengan baik, benar, konsisten, dan berkelanjutan, maka ini akan menjadi masalah besar,” tegasnya.

Melalui gerakan "Jaga Jakarta Bersih dan Asri", Polda Metro Jaya berkomitmen menampilkan wajah Polri yang lebih humanis. Polisi diharapkan tidak hanya hadir sebagai penegak hukum dan penjaga keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas), melainkan juga menjadi pelopor perubahan sosial yang positif.

“Semangat Jaga Jakarta harus dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan,” tutup Brigjen Pol Dekananto.** (Wan)