Jaga Kesiapan Prajurit, Danbrigif TP 32/Mangkalihat Soroti Kesehatan Otak dan Mental

Avatar photo

Crime News Investigasi - Admin

, 24 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Jaga Kesiapan Prajurit, Danbrigif TP 32/Mangkalihat Soroti Kesehatan Otak dan Mental

Komandan Brigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P mengukapkan .Kegiatan itu juga menjadi bagian dari sinergi antara unsur kesehatan, TNI, dan pemangku kepentingan di Kutai Timur

 KUTAI TIMUR,CNI  – Komandan Brigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., menekankan pentingnya kesehatan otak, fungsi saraf, dan ketahanan mental sebagai bagian dari kesiapan prajurit menjalankan tugas. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Seminar Neuroscience Update di Kantor Bupati Kutai Timur, Jalan Bukit Pelangi, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Sabtu (24/10/2026).

Seminar tersebut membahas perkembangan terkini ilmu neurosains, mulai dari tata laksana stroke akut, epilepsi, nyeri kepala, vertigo, hingga neuropati perifer. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana meningkatkan pemahaman mengenai deteksi dan penanganan dini gangguan saraf.

Agussalim mengatakan, kesiapan personel tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan kekuatan fisik. Kondisi otak serta ketahanan mental juga memiliki peran penting, terutama ketika prajurit menghadapi medan tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan pengambilan keputusan secara cepat.

“Kesiapan bertugas tidak hanya bergantung pada kekuatan fisik, tetapi juga kemampuan menjaga fungsi otak dan ketahanan mental, terutama saat bertugas di medan yang menuntut konsentrasi tinggi,” ujar Agussalim saat dikonfirmasi tim Penerangan Brigif TP 32/Mangkalihat.

Ia mendorong seluruh jajaran meningkatkan kesadaran terhadap pemeriksaan kesehatan secara rutin serta mengenali gejala gangguan saraf sejak dini. Langkah tersebut dinilai penting agar gangguan kesehatan dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.

Menurut dia, pengetahuan yang diperoleh dari seminar diharapkan dapat diterapkan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan personel maupun keluarga prajurit.

Kegiatan itu juga menjadi bagian dari sinergi antara unsur kesehatan, TNI, dan pemangku kepentingan di Kutai Timur dalam membangun budaya hidup sehat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Brigif TP 32/Mangkalihat terus berkomitmen mengutamakan kesejahteraan personel, karena SDM yang sehat dan tangguh adalah modal utama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan di wilayah Kutai Timur,” kata Agussalim.

Seminar ditutup dengan sesi tanya jawab antara dokter dan tenaga kesehatan untuk menyamakan pemahaman terkait penanganan gangguan saraf. Forum tersebut juga menjadi ruang diskusi ilmiah mengenai perkembangan dan inovasi terbaru di bidang neurorestorasi. Eg@