Semangat Sumpah Pemuda di Sekerat, Danbrigif TP 32/Mangkalihat Tekankan Persatuan

Avatar photo

Crime News Investigasi - Admin

, 28 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Semangat Sumpah Pemuda di Sekerat, Danbrigif TP 32/Mangkalihat Tekankan Persatuan

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.”

KUTAI TIMUR, CNI – Semangat persatuan menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Lapangan Upacara Marshalling Area, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (28/10/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung Danbrigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., dan diikuti personel Brigif TP 32/Mangkalihat serta Yonif TP 879/Rangkok Cakti.

Peringatan Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk kembali meneguhkan nilai persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Dalam amanatnya, Agussalim mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda merupakan janji luhur yang harus terus dijaga dan diwujudkan oleh generasi penerus.

“Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Semangat pemuda masa kini bukan hanya soal keberanian, tetapi juga kemampuan membangun persatuan di tengah perbedaan,” ujar Agussalim.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.”

Tema tersebut menjadi dorongan bagi generasi muda untuk memperkuat kecintaan terhadap tanah air, memiliki semangat pantang menyerah, serta membangun kepedulian terhadap sesama.

Menurut Agussalim, nilai-nilai tersebut penting untuk terus ditanamkan agar generasi muda tidak hanya menjadi penerus bangsa, tetapi juga mampu mengambil peran dalam menjaga persatuan dan kemajuan Indonesia.

Upacara berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan ditutup dengan pembacaan teks Sumpah Pemuda secara bersama-sama sebagai pengingat atas ikrar para pemuda yang menjadi salah satu tonggak penting lahirnya persatuan Indonesia.

Peringatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi tetap relevan untuk diwujudkan melalui persatuan, kerja keras, dan kepedulian generasi muda saat ini.

(Eg@)