Kasad Siapkan Personel hingga Helikopter untuk Tangani Karhutla di Indonesia

Avatar photo

Crime News Investigasi - Admin

, 20 Oktober 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Kasad Siapkan Personel hingga Helikopter untuk Tangani Karhutla di Indonesia

KALIMANTAN TENGAH, CNI  — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi R. menegaskan TNI AD siap mengerahkan personel, helikopter, pompa air, serta berbagai sarana pendukung untuk membantu pemerintah menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Kesiapan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla di Kalimantan Tengah, Senin (19/10/2026), sebagai langkah mempercepat pencegahan dan pemadaman titik api agar tidak meluas.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, serta unsur TNI-Polri dan pemerintah daerah.

Kasad mengatakan TNI AD memiliki berbagai potensi yang dapat dikerahkan sesuai kebutuhan penanganan karhutla di lapangan. Dukungan tersebut, kata dia, tidak hanya berupa personel, tetapi juga peralatan dan sarana pendukung lainnya.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi R. Saat meninjau lokasi penanganan karhutla di lapangan

“Potensi kami (TNI AD) banyak. Potensi yang kami miliki ini tentunya untuk menangani titik-titik yang sesegera mungkin harus dipadamkan, sesuai langkah-langkah yang disampaikan Kepala BNPB. Kalau butuh berapa helikopter, berapa pompa, kami siap, termasuk kebutuhan personel kami dukung,” tegas Kasad.

Menurut Tandyo, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama lintas instansi agar pencegahan maupun pemadaman dapat dilakukan secara cepat dan terpadu. TNI AD, lanjut dia, siap mengoptimalkan kemampuan satuan kewilayahan yang tersebar di berbagai daerah untuk mendukung langkah pemerintah.

Upaya pencegahan juga dinilai penting untuk menekan risiko kebakaran meluas. Pemantauan wilayah rawan, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi antara aparat di lapangan dan pemerintah daerah perlu diperkuat agar titik api dapat ditangani sejak dini.

Dalam rakor tersebut, Kepala BNPB memaparkan sejumlah langkah penanggulangan karhutla. Sementara itu, Kepala BMKG menjelaskan kondisi dan faktor cuaca, termasuk pengaruh El Niño yang berpotensi memperpanjang musim kemarau dan meningkatkan kerawanan kebakaran di sejumlah wilayah.

Sebelum mengikuti rakor, Kasad bersama Kepala BNPB, Kepala BMKG, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau titik kebakaran (fire spot) di Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di depan Christiany Center, Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir.

Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat langsung kondisi kebakaran sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menentukan langkah penanganan.

TNI AD menegaskan komitmennya mendukung pemerintah pusat dan daerah bersama TNI-Polri serta seluruh pemangku kepentingan dalam menangani karhutla secara cepat dan terkoordinasi guna melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.

Editor: Eg@
Sumber: Dispenad