Lurah Setu Apresiasi Karang Taruna, Dorong Generasi Muda Jauhi Tawuran Lewat Olahraga dan Kreativitas
Lurah Setu saat membuka pekan olah raga karang taruna
JAKARTA, CNI— Lurah Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Dwi Widiastuti, S.E., mengapresiasi kegiatan olahraga dan kreativitas yang digelar Karang Taruna Kelurahan Setu. Kegiatan ini dinilai menjadi langkah positif untuk menghidupkan kembali peran pemuda sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi dan aktif dalam kegiatan sosial.Sabtu (10/10/2026)
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah cabang dilombakan, di antaranya bulu tangkis dan senam kreasi. Setiap RW mengirimkan satu tim sebagai perwakilan wilayah. Dengan enam RW di Kelurahan Setu, kompetisi ini menjadi ajang bagi para pemuda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi.
Dwi mengatakan, kegiatan yang diinisiasi Karang Taruna tersebut patut diapresiasi karena memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkumpul dan menyalurkan energi melalui aktivitas yang bermanfaat.
Menurut dia, kesibukan sehari-hari kerap membuat anak muda jarang terlibat dalam kegiatan bersama. Karena itu, kegiatan olahraga dan kreativitas diharapkan mampu memperkuat kebersamaan sekaligus membangkitkan kembali eksistensi Karang Taruna di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan positif seperti ini, kita berharap muncul bibit-bibit unggul di bidang olahraga, seperti bulu tangkis dan sepak bola, serta kreativitas lainnya. Anak-anak muda juga bisa saling mengenal dan mempererat silaturahmi,” ujar Dwi.
Ia menambahkan, keterlibatan pemuda dalam kegiatan positif juga menjadi salah satu upaya preventif untuk mencegah tawuran dan berbagai perilaku negatif di kalangan remaja. Oleh sebab itu, Karang Taruna diharapkan terus menghadirkan program yang menarik dan mampu menjangkau generasi muda, termasuk pelajar tingkat SMP dan SMA.
Dwi menjelaskan, peserta kegiatan saat ini berasal dari perwakilan RW dan belum dikhususkan untuk kelompok pelajar tertentu. Ke depan, ia berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak kalangan serta menambah cabang olahraga dan bentuk kreativitas lainnya.
Tak hanya olahraga, Dwi juga mendorong Karang Taruna untuk mengembangkan inovasi yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Beberapa bidang yang dapat digarap antara lain kreativitas remaja, pengelolaan lingkungan, pemanfaatan barang bekas, hingga inovasi dalam menciptakan sarana kebersihan.

Di sisi lain, Pemerintah Kelurahan Setu juga memberi perhatian terhadap pelestarian lingkungan dan kebudayaan lokal. Dwi menyebut, budaya Betawi perlu terus diperkenalkan dan dikembangkan agar tetap dikenal oleh generasi muda di tengah perubahan zaman.
Ia berharap kolaborasi dengan pegiat budaya setempat dapat memperkuat keberadaan sanggar tari, kesenian tradisional, serta karya seni berciri khas Betawi. Berbagai potensi tersebut juga dapat ditampilkan dalam kegiatan-kegiatan kelurahan sebagai upaya menjaga warisan budaya.
Dwi menegaskan, kegiatan Karang Taruna ke depan diharapkan tidak berhenti pada perlombaan olahraga, tetapi berkembang menjadi wadah pembinaan pemuda yang menggabungkan prestasi, kreativitas, kepedulian lingkungan, dan pelestarian budaya.
“Harapannya, Karang Taruna semakin aktif dan kreatif. Pemuda tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga mampu melahirkan inovasi serta ikut menjaga lingkungan dan melestarikan budaya Betawi,” pungkasnya. (Eg@)

Komentar via Facebook